Guardiola Syukuri Man City Tak Kalah 0-4 dari Real Madrid
Kekalahan Telak di Bernabeu
Pelatih Pep Guardiola mengaku bersyukur Manchester City tidak kalah lebih telak saat menghadapi Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, City harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-3.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi tim asal Inggris itu. Real Madrid tampil sangat efektif dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan City. Gelandang Federico Valverde bahkan mencetak hat-trick yang membuat tim tuan rumah unggul jauh sejak awal pertandingan.
Meski kalah cukup telak, Guardiola menilai hasil itu masih lebih baik daripada kemungkinan kebobolan empat gol.
Guardiola Lega Skor Tidak Lebih Besar
Guardiola mengatakan skor 0-4 akan jauh lebih sulit untuk dibalik pada leg kedua. Karena itu, ia merasa hasil 0-3 masih memberi peluang bagi timnya untuk bangkit.
Menurut sejumlah analisis pertandingan, Real Madrid sebenarnya memiliki kesempatan menambah gol. Salah satu peluang terbesar terjadi ketika Madrid mendapatkan penalti pada babak kedua. Namun tendangan tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Manchester City.
Penyelamatan itu menjadi momen penting yang mencegah kekalahan City semakin besar.
Harapan Comeback di Leg Kedua
Guardiola menegaskan bahwa peluang Manchester City belum sepenuhnya tertutup. Ia berharap pertandingan leg kedua di Etihad Stadium akan memberikan cerita berbeda bagi timnya.
Atmosfer kandang dan dukungan suporter diharapkan bisa membantu meningkatkan performa para pemain. Guardiola juga menilai timnya hanya perlu memperbaiki beberapa detail kecil yang membuat mereka kesulitan di pertandingan pertama.
Dengan selisih tiga gol, City masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.
Real Madrid Tampil Efektif
Di sisi lain, Real Madrid menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu tim paling berpengalaman di Liga Champions. Serangan balik cepat dan efektivitas di depan gawang menjadi kunci kemenangan mereka.
Guardiola mengakui bahwa setiap kali timnya kehilangan bola dalam transisi, Madrid mampu memanfaatkannya dengan sangat baik. Hal tersebut membuat City kesulitan menjaga keseimbangan permainan sepanjang laga.
Meski demikian, Guardiola tetap optimistis timnya bisa bangkit pada leg kedua. Ia percaya Manchester City masih memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan dan mencoba membalikkan keadaan di kandang sendiri.